√ Tips Berhasil Berhenti Merokok (Kisah Nyata)

Berhenti Merokok bisa berhasil dilakukan dengan melakukan tantangan terhadap diri sendiri, permen, obat, efek,keluhan setelah berhenti adalah hal biasa.

Daftar isi [Tampil]



 Berhenti Merokok - Memang sungguh mengasikkan menghisap rokok, dari yang tadinya hanya coba – coba maka jadi ketagihan. Mirisnya walaupun sudah mengetahui bahaya merokok tetap sangat susah memutuskan berhenti.

Awal menjadi Perokok


Momen seseorang itu menjadi seorang perokok biasanya berawal dari lingkungan pertemanan, awalnya mungkin hanya ditawarin lama – lama jadi terbiasa dan ketagihan. Dari tadinya hanya minta sebatang dua batang dari teman jadinya beli sendiri.

berhenti merokok



Di awal – awal menjadi perokok memang merasa keren, cool.. ketika bengong buka kotak rokoknya bakar lalu hisap. Sehabis makan apalagi.. bahkan seenak apapun makanan yang baru kita santap tapi kalau tidak diakhiri dengan merokok makanan tadi jadi serasa hambar.

Daya Tarik Merokok


Hal menunggu yang membosankan bisa dilewati jika sambil merokok, hingga akhirnya masuk dalam fasa tak bisa hidup tanpa rokok.

walau harga rokok terus naik namun jumlah merokok tak berkurang, kadang kita takjub melihat orang – orang yang hidup di bawah garis kemiskinan tapi tetap merokok. Memilih menghisap rokok dari pada menaikkan kualitas makanan yang di konsumsinya.

Perokok bisa diklasifikasikan dari berapa banyak dia menghabiskan rokok didalam sehari. Dari yang  hanya beberapa batang, sebungkus dan yang paling parah ada yang bisa menghabiskan sampai 3 bungkus.

Memang perusahaan rokok juga bisa dianggap sebagai penyebab tak berkurangnya jumlah pembeli rokok. Ketika harga cukai dinaikkan pemerintah, mereka malah mengeluarkan rokok generik yang harganya murah.

Bisnis rokok memang sangat menggiurkan, coba kita lihat orang orang kaya di negeri ini? Mereka punya perusahaan rokok.

Gangguan Setelah Lama Merokok


Setelah lama jadi perokok maka akan terasa gangguan yang timbul di dalam tubuh, mulai dari gangguan asam lambung, sakit kepala vertigo sampai gangguan pernafasan dan paru – paru. Bangun pagi tubuh tidak fresh, dada terasa sesak penuh dahak.

Di saat seperti ini perokok pasti merasa ingin berhenti namun apa daya? Sejam kemudian sudah kembali mengepulkan asap ke udara. Ada yang mencoba berhenti dengan permen. Ketika timbul keinginan merokok disubstitusi dengan menghisap permen.

Ada juga membeli obat berhenti merokok yang banya dijual di apotik tapi rasanya tidak manjur, cara terbagus untuk berhenti harus diawali dari diri kita sendiri.

Sedikit tips berhenti merokok, dan ini adalah pengalaman sendiri.


1.    Carilah momen dimana merasa emosional sakit karena rokok. Ketika dada sesak seperti di injak resapi rasa sakit itu, kenang rasa sakitnya secara mendalam, katakan didalam hati “rasa sakit ini akibat merokok, kalau masih tetap merokok maka rasa sakit ini akan selamanya kurasakan”. Agar terbebas dari rasa sakit ini maka tidak cara lain “Berhenti Merokok!”.

2.    Di momen itu juga tentukan pilihan kalian mau tetap merasakan sakit itu atau lepas dari rasa sakitnya?

3.    Bertarunglah secara ksatria dengan diri anda sendiri, ketika rasa ingin merokok itu muncul flashback lagi kondisi sakit itu. Katakan “aku bisa menghisap rokok ini, tapi setelahnya aku pasti akan sakit lagi” munculkan lagi kondisi ketika merasa sakit sesak didada.

Di awal – awal berhenti akan ada keluhan setelah tidak menghisap rokok. Ada yang demam tinggi, sakit kepala dan keluhan – keluhan lain. Tapi ini adalah pertanda baik, disaat seperti itu tubuh sedang melakukan penyesuaian dengan kondisi baru dimana tubuh tidak lagi kemasukan zat yang terkandung didalam asap rokok. Bahkan akan jadi sering sakit. Memang prosesmenghilangkan candu selalu seperti itu. Bertahanlah sebab badan sehat akan kembali milik anda.

Sekarang berfikirlah panjang sebelum memutuskan merokok karena persentasi perokok bisa berhenti sangat sedikit, artinya jika sudah merokok maka akan susah berhenti!. (DTPT)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel