Burung Mendayu kicaunya bikin adem

Burung Mendayu - Pernah kah kalian mendengar kicau burung mendayu -dayu bak seruling dari rimbunan pepohonan namun tak menemukan dimana? ya itu sudah pasti ulah burung mendayu. burung ini biasa juga di sebut burung suling angin atau remetuk laut. kurang setuju juga remetuk laut karena burung ini juga banyak di pepohonan yang tidak ada lautnya sama sekali. makanya di tempat kami disebut burung mendayu.

Daftar isi [Tampil]
Atirab.com - Pernah kah kalian mendengar kicau burung mendayu -dayu bak seruling dari rimbunan pepohonan namun tak menemukan dimana? ya itu sudah pasti ulah burung mendayu. burung ini biasa juga di sebut burung suling angin atau remetuk laut.

Kurang setuju juga remetuk laut karena burung ini juga banyak di pepohonan yang tidak ada lautnya sama sekali. makanya di tempat kami disebut burung mendayu.

Baca juga :  Mau cepat kaya?? cari bambu petuk !

burung suling angin
                                                    Foto : HBW.com



Bentuk tubuhnya yang kecil sehingga terkadang susah dilihat, akan tetapi suaranya yang merdu membuat penikmat kicau betah berlama-lama mencari keberadaanya.

Berwarna hijau kekuningan seperti sulfur makanya nama latin burung ini adalah gerygone sulphurea, sekarang burung jenis ini semakin banyak digemari karena suaranya sangat familiar dan enak didengar juga.

Tapi burung mendayu ini susah dirawatnya dan sangat rentan terhadap stres, kalau sudah begitu gak bakalan mau makan terus menggembungkan badannya lalu terhempas kelantai menggelepar lalu secepatnya menuju sang pencipta.

Burung ini di pengepul di hargai murah karena katanya gampang ditangkap dan masih banyak di alam. miris juga melihat fenomena burung mendayu ini. karena 90 % tidak berhasil di pelihara. akan tetapi penangkapan terus dilakukan kebisaan ini akan menyebabkan kepunahan jenis burung ini tak lama lagi.

Tips agar berhasil merawat burung ini adalah di awal perawatan hindari stres pada burung berilah vitastres pada cepuk minumnya dan full kerodong. Serta gantangkan sangkar di kejauhan manusia. Lebih bagus kalau ada ranting pohon teduh.

Isi cepuk makan dengan berbagai pakan hidup seperti ulat kandang, ulat hongkong dan kroto (telor semut) biar mendayu bisa memilih pakan mana yang disukainya. Jangan buru –buru memaksa burung untuk makan voer.setelah kondisinya stabil dengan berbunyi di dalam sangkar baru

Upaya breeding pun sepertinya belum ada yang berhasil melakukannya, bisa di pantau di group -group pecinta jenis burung ini belum ada satupun testimoni yang mengakui berhasil beternak burung ini.

Baca juga : Sepatu sneaker harga puluhan juta yang terjual layaknya kacang goreng

Sebagai pecinta kicau sebaiknya kita menghentikan membeli burung ini dipasar burung agar penangkapannya di alam liar bisa segera berhenti. karena jika tidak ada demand tentu suply akan berhenti dengan sendirinya.

Semoga ada yang bisa berhasil ternak burung jenis ini sehingga kita bisa menikmati kicaunya di dalam rumah.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel