Mau cepat kaya?? cari bambu petuk !

Daftar isi [Tampil]
Atirab.com - Sebahagian dari anda tentu sudah tidak asing dengan yang namanya bambu petuk. keberadaan bambu petuk ini sangat dicari kolektor dan bisa mencapai harga 2,5 Milyar. Akan tetapi  masih banyak dari kita kebingungan dan bahkan tidak mengerti seperti apa kategori bambu petuk yang dihargai mahal itu.

Bambu petuk adalah bambu yang mengalami mutasi genetika sehinga dua ruasnya menjadi saling berhadapan. Akibat ruas berhadapan ini maka ranting akan saling menabrak (kepentok/kepetuk). namun peluang terjadinya mutasi kecil.

Ternyata di tanah air sudah lama fenomena pencarian bambu jenis ini terjadi. Bahkan sejak jaman kerajaan-kerajaan dahulu kala. Banyak orang berpendapat bambu ini mengandung energi mistis, bisa mendatangkan peruntungan besar jika kita mengkoleksinya.

penampakan bambu petuk asli

penulis setuju jika keberadaan bambu seperti ini bisa dihargai sangat mahal, karena persentasi terjadinya mutasi sangat-sangat kecil. Bahkan mungkin 1 : Jutaan batang bambu yang ada di muka bumi ini.

Karena harganya yang mahal dan banyak dicari maka pemalsuan bambu ini banyak sekali terjadi, modusnya paling sering adalah menyambung dengan menggunakan lem dan diberi soket didalamnya. Ironisnya ternyata pemalsuan bambu petuk sudah terjadi sejak lama. Karena ada pengkoleksi yang sudah menyimpan bambu ini turun temurun selama bertahun-tahun akhirnya harus gigit jari karena bambu yang dimilikinya adalah hasil rekayasa (crafted).

Bahkan dilevel agak cerdas ada juga penipu yang mendramatisasi kejahatannya. Calon pembeli (mau  cari untung juga) di imingi keberadaan seruas bambu petuk yang masih tumbuh di rerimbunan bambu liar. Sebelumnya si penipu meyakinkan korban bahwa tempat tumbuhnya bambu itu adalah sangat angker. Sehingga mustahil akan ada manusia yang berani ketempat itu.

Lalu diam-diam dia akan pergi sendiri kesana dan merekayasa seruas bambu menjadi petuk selanjutnya korban akan diajak memotong sendiri ruas bambu itu secara bersama-sama. Bahkan ada juga penipu dengan imajinasi lebih tinggi membalur ruas bambu rekayasa itu dengan cairan fosfor yang jika terkena sinar akan mengeluarkan cahaya. Karena memang pemotongan bambu pasti selalu dilakukan malam hari, agar kesan magisnya mucul dan konsentrasi korbannya sudah menurun drastis saat itu.

Melihat settingan seperti itu si korban akan klepek-klepek dan dipastikan mau aja jika dimintai uang mahar puluhan juta atas bambu itu. Kenapa nggak? dia sudah membayangkan toh akan memperoleh keuntungan milyaran kalau menjual kembali bambu yang sudah diyakininya asli itu.
Ironis memang namun begitulah kelemahan manusia, terlalu silau dengan tokoh figure otoritas (guru, eyang, suhu)  sehingga bisa di tipu dan di permainkan.

Jadi sekarang kalau kebetulan melihat rerimbunan pohon bambu gak ada salahnya juga jika sempatkan waktu mengamatinya, siapa tahu anda beruntung menemukan seruas bambu petuk disana. (DTPT)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel